Thursday, July 14, 2016

Ke Gunung Malah Mahal, Ke Mall Malah Murah



Apa yang menjadi sebab sehingga tarif masuk kawasan taman wisata Gunung Papandayan kini dirasakan mahal oleh para pengunjung dan penggiat pecinta alam? pertanyaan ini terus menjadi viral dimedia sosial setelah beberapa nettizer mengupload potongan karcis masuk ke Ke Gunung Papandayan saat musim libur lebaran.

Efeknya benar-benar luar biasa berbagai komentar pedas bermunculan melancarkan kritik dan cercaan bahkan sebagian pihak menyerukan baikot kunjungan ke Gn Papandayan tersebut. Soalnya memang tidak seberapa hanya karena tarif yang tiba-tiba diberlakukan dengan mengatasnamakn Pemasukan Bukan Pajak melalui Sektror Kehutanan masuk kawasan taman wisata Gunung Papandayan haeus merogoh saku lumayan gede jika ukurannya pada sebatas masuk kawasan.

"Masuk Mall saja gratis gak pernah bayar padahal servicenya memuaskan, mengapa masuk kawasan Gunung harus bayar mahal hingga mengundang keluhan banyak penggiat pecinta alam dan pengunjung wisata petualangan yag menilai keterlaluan"...Ini celoteh seseorang yang merasa sangat terusik dengan kebijakan di kawasan Gn Papandayan itu.

Ceuk abah memang teupanteus atuh da Gunungmah lain Mall terus gunungmah seharusnya gratis dan jadikan kawasan itu media untuk menyadarkan betapa pentingnya keberadaan gunung serta hutan yang lestari. kalaupun ada pungutan mengatasnamakan beban pemasukan kepada negara dari sektor non pajak atuh ulah mahal teuing sing erea ku Gusti Alloh anu nyiptakeun nana...

Sepertinya memang agak keliru pola pikir yang berkembang dalam sektor pengelolaan taman wisata Gn Papandayan saat ini. Kelirunya seperti disengaja karena ada orientasi bisnis dibalik pengelolaan dengan dalih harus ada pemasukan non pajak dari sektor pengelolaan tawan wsiata alam tersebut.

Ini harus segera ditinjau kembali agar tidak menibukan reaksi kurang bagus dari bayak pihak terkait kebijakan tersebut. Jika tetap harus ada pungutan saat masuk...Pungutlah dengan nilai yang wajar dan terhindar dari unsur komersialisasi kawasan hutan yang seharusnya kita jaga bersama...pek palikiran cuu...

0 comments:

Post a Comment