Sunday, October 4, 2015

Pejabat Garut Selingkuh, Ketangkap Basah...Itu Lagi Apes..



Hallo Garut ..!!
Pembaca yang Budiman,..!!

Maaf-maaf bukan bermaksud memberikan stigma negatif terhadap Pejabat atau "PNS" terkait pola dan prilaku sebagian dari sekian besar kasus perselingkuhan yang paling menonjol memeng kerap kali terjadi dikalangan para abdi negara atau Pegawai Negeri, baik itu masuk pada kategori pejabat atau pegawai biasa yang tidak memiliki posisi jabatan publik. 

Bukan cuma PNS sipil akan tetapi dibeberapa institusi negara lainnya banyak oknum berprilaku selingkuh, sepertinya bukan cuma satu dua orang, melainkan susah menggunakan hitungan jari karena banyaknya. Hanya saja yang muncul kepermukaan atau yang dalam istilah mereka lagi apes memang hanya satu dua orang saja, padahal jika dicermati secara seksama dan mendalam membidik secara serius baik melalui survei maupun observasi hasilnya bakal membuat mata kita terbelalak dech...

Yang apes memang tidak banyak pastinya cuma satu dua orang saja, seperti yang terjadi pada beberapa kasus di beberapa daerah bahkan skandal juga terjadi menyeret sejumlah nama beken di Republik ini mulai politisi hingga pengusaha dan oknum penegak hukum, pernah ada yang terjerat kasus perselingkuhan atau perbuatan mesum  diantara mereka yang secara kebetulan mendadak diketahui publik karena lagi apes atau memang sudah terlalu banyak dosanya barangkali begitulah istilah si Miun saat mengomentari munculnya skandal pejabat di Garut yang baru-baru ini kepergok masuk hotel dengan PNS yang juga istri koleganya sesama pejabat eselon di Garut.,,,"Duh memang selon kisahnya juga...""

Memang susah mencari banyak pembuktian untuk sekedar mengatakan bahwa perselingkuhan dikalangan pejabat diberbagai satuan kerja atau institusi di Republik ini kerap kali terjadi bahkan bagi sebagian kalangan sudah menjadi rahasiah umum. 

Ceuk si Miun yang menarik adalah mengapa hal itu mudah erjadi dilingkungan pejabat atau dilingkungan pegawai negara, jawabannya sederhana lantaran mereka hidup bergelimang kemudahan dengan tekanan pekerjaan yang tidak terlalu berat lantaran batasan pekerjaan bagi pegawai negara masih dapat dihitung capaiannya dan dapat disimpulkan hasilnya.

Sementara faktor pendukung untuk berselingkuh sangat mudah dilakukan karena dilingkungan mereka tidak terlalu sulit mencari waktu untuk beralasan mengumbar sebagian sahwat atau hasrat ketika tiba-tiba muncul ingin mencanngkul. tah kitu jiganamah...

Rek teu kitu kumaha atuh dilingkungan kerja tertentu dalam ruang lingkup istitusi pemeritah terlalu banyak pekerja nganggur yang tidak efektif dan tidak efesien, jika dihitung-hitung hanya jadi beban anggaran semata...silahkan dipertimbangkan sistem apalagi selain faktor moralitas tentu saja sistem dilingkungan kerja juga harus diperhatikan secara seksama...!!




0 comments:

Post a Comment