• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Thursday, December 31, 2015

Awal Cerah di Tahun 2016 Tidak Boleh Menyerah



Tahun 2015 sudah masuk sejarah tidak akan ada lagi pengulangan kecuali penggalan-penggalan cerita panjang para pelaku yang menjamani dan melewatinya...Sudahlah semua sudah berlalu, pahit getir, manis, nikmat, duka bahagia, itu semua tergantung yang merasakan masing-masing...

Mungkin ada tawa sepanjang lintasan jarum jam di tahun 2015 lalu, atau mungkin juga ada tangis yang tiada henti sepanjang tahun 2015 lalu. Maka saatnya untuk menjadikan semua itu lintasan sejarah yang akan terukir manis pada cerita bibir berhias fakta, siapapun yang pernah melakoninya akan punya cerita indah dikemudian hari ketika tiba saatnya meninggalkan totalitas alam marcapada ini.

Boleh jika ada kekesalan ditahun lewat maka lewatilah dengan hati tentram dan damai, karena semua itu bagian dari konsekuensi logis sebagai manusia..

Boleh juga jika ada kebahagiaan yang singgah dihati siapapun sepanjang tahun lalu, maka nikmatilah semoga berkah dan berlanjut ditahun berikutnya...

Berdoalah selalu karena doa itu senjata paling ampuh disaat duka lara ataupun bahagia, yakinilah karena doa akan mampu menyulap apapun yang tidak terbayangkan sebelumnya...Doa itu adalah upaya awal dan akhir untuk sebuah solusi...berbaik sangkalah dengan doa dan berterimakasihlah dengan doa...karena sesungguhnya tidak ada doa yang tidak dikabulkan kecuali memang kita tidak pernah mau bersyukur dan selalu memandang remeh dengan doa....  

Selamat menjalani sisa kehidupan semoga berkah dan senantiasa berada dalam lindungan dan ampunan-Nya....Amiiin....!!

Monday, December 28, 2015

Tahun 2016 Bukan Tahun Booming Batu Akik


Para seleberitis saat booming batu akik membantu mendongkraknya, foto istimewa

Semua penggemar dan penggiat baru akik tentu saja akan berharap kembali mengulang sukses dapat booming batu akik yang memberi utung selangit dan mendulang rupiah banyak sepanjang tahun 2015 lalu. Apakah booming itu akan kembali terulang ditahun 2016 mendatang?? tidak ada jaminan dan tidak juga menutu kemungkinan, semua masih bisa terjadi, namun jika berkaca pada siklus booming batu akik di tanah air ini selalu pada kisaran lima tahun hingga sepuluh tahun...Ini berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari para penggiat batu akik dan kolektor benda antik yang susah ditebak harga dan takarannya.

Batu akik memang cuma batu tetapi jika ketemu harga bisa melebihi dari sekedar harga batu melainkan bisa melebihi harga barang antik atau logam mulia lainnya. Itu disaat dewi fortuna sedang berpihak pada batu galian alam tersebut.

Lantas akankah terulang ditahun 2016 dapat menjual bongkahan batu hingga milyaran rupiah? apakah dapat terulang menjual satu biji kelerang batu akik hingga mencapai harga jutaan rupiah. Harapannya sih bisa kembali bergairah...namun jika melihat dari kondisi yang ada sepertinya agak sulit untuk menjumpai situasi yang menyerupai boomingnya batu akik pada tahun 2015 lalu, sebab sekali lagi siklusnya sepertinya belum sampai pada titik akik naik kembali, ceuk si Miun eta oge keculai jika ada orang tiba-tiba mendadak gila punya uang yang tidak ada serinya untuk koleksi pribadi ini sangat mungkin terjadi.

Booming batu akik yang merambah hingga kelas menengah bawah sekali lagi seperyinya agak sulit kembali terulang ditahun 2016 sebab tahun 2016 bukan tahun batu akik tetapi tahun batu bata, dimana bahan bangunan jenis itu akan mulai langka dan rada susah didadapt sebab ada pengetatan aturan untuk mengekploitasinya.

Demikan juga dengan batu akik kita berharap tidak juga booming ditahun ini, sebab harus memberikan kesempatan pada alam untuk menata kembali strukturnya yang rusak akibat penambangan seranpangan asal gali pada saat booming batu akik menjadi-jadi. Ini barangkali yang disebut dengan manfaat siklus atau waktu boomingnya batu akik.

Alam juga harus berbenah dan tidak berharap alam berbenah dengan cara yang tidak ramah terhadap manusia yang ada disekelilingnya, sebab yaitu tadi jika alam merekonstruksi diri untuk mengembalikan tatanan strukturnya ada yang berujung bencana sebut saja dengan lonngsor, gempa atau sejenisnya yang tidak sedikit memberi ancaman bagi manusia sekitarnya.semoga saja tahun 2016 bukan tahun musibah atau bencana tetapi menjadi tahun yang ramah damai dan senantiasa humanis dan romantis... 

Tahun 2016 Bukan Tahun Politik Tetapi Tahun Asmara


ini meme lucu yang menggelitik sekaligus mengundang tawa, gambar istimewa

Setiap tahun yang dilalui dalam perjalannya memiliki perbedaan dari sisi pemaknaan atau apresiasi dari para pelaku yang menjalinya. Sebut saja ada yang memaknai salah satu tahun yang dijalaninya sebagai tahun hoky atau tahun keeruntungan atau tahun sebaliknya penuh dengan duka cita. Demikian halnya dalam sebutan-sebutan tertnatu selalu ada istilah yang menamai tahun itu dengan mengaitkannya dengan pristiwa-peristiwa penting yang menyita perhatian dunia baik dalam lingkup lokal, regional. nasional bahkan internasional. 

Biasanya moment tertentu selalu dikaitkan dengan perjalanan tahun, jika dominasi orang-orang hebat dan terkenal pada menikah atau kawin maka tahun  itu seringkali dijuluki taun kawin atau tahun pernikahan, atau jika dalam tahun tu ada peristiwa penting bberkaitan dengan politik, maka tahun itupun disebutnya sebagai tahun politik karena hiruk-pikuk hampir sepanjang tahun semua perhatian terkuras pada perhetakan politik, semisal jika di Indoesia adalah tahun pemilihan anggota parlemen atau legislatif atau pilpres pilkada dan sejenisnya.

Nah...sepertinya untuk tahun 2016 belas tidak ada peristiwa politik yang terangenda sesuai jadwal dan tahapan dalam undang-undang kecuali jika ditegah jalan ada kecelakaan politik mungkin juga menjadi taun musibah politik seperti tahun-tahun sebelumnya dimana ditengah jalan terjadi suksesi yang menyita banyak energi publik padahal belum saatnya masuk pada tahun politik. Itu hanya situasioal saja, dimana peristiwa bisa saja datang tiba-tiba dan menyeruak meruntuhkan tatanan yang ada semoga tidak terjadi ditahun ini karena harus banyak menyita enegi sehingga warga masyarakt lelah.

Terus kira-kira apa yang akan banyak mendominasi di tahun 2016 ini ? tidak bermaksud mengamini para peramal yang telah mendahului kehendak tuhan, tetapi memang sah-sah saja memprediksi sebagai bagian dari kesimpulan pengamatan dan refleksi dari satu tahun sebelumnya.

Sepertinya tahun 2016 adalah tahunnya asmara, apa ia bakal ada banyak orang istimewa menikah ditahun ini? wallohua'alam yang pasti sesuatu yang berkaitan dengan percintaan atau berbibit dari rasa masing-masing jiwa sepertinya akan mendominasi semaraknya tahun 2016 dibanding peristiwa-peristiwa politik seperti yang terjadi pada siklus lima tahunan atau mendadak ada peristiwa politik diluar agenda politik negara.

Apakah juga tahun 2016 merupakan tahun cerai para seleberitis atau publik figur, tidak tahu juga yang jelas jika melihat bibit-bibit yang terjadi sepanjang tahun 2015 persoalan-persoalan itu telah menjadi lustrasi jika suatu saat nanti akan menjadi klimaks ditahun berikutnya.

Oke sekedar gambaran sederhana prostitusi makin marak menyeruak kepermukaan bahkan yang tak terduga sekalipun mencuat tiba-tiba menghiasi layar kaca sejumlah televisi tanah air dan tidak tanggug-tanggung para pelaku yang mengemuka orang-orang yang sebelumnya tak terduga dan tidak memiliki kemungkinan ada didalam lingkaran asmara heboh itu. Kemudian juga Poligami sepertinya akan juga menjadi bagian yang mewarnai tahun asamaranya para petualang cinta...

Tetapi itulah kehidupan, kadang liku-liku samara seringkali melebihi dari apapun yang sama sekali tidak diduganya, dan ini berarti memang itulah yang disebut dengan dahsyatnya asamara....

Sekali lagi semoga saja tahun 2016 benar-benar tahun asmara yang penuh dengan romantisme yang menginspirasi banyak orang bukan sebaliknya asmara yang meracuni bahkan menyeret orang bebuat yang enggak-enggak...  

Dah semoga juga tahun 2016 bukan tahun politik yang hiruk pikuk penuh dengan intrik dan taktik saling menjatuhkan dan meruntuhkan semoga tatanan politik tetap terjada dan harmonis sampai pada tahun tahun berikutnya....

 

Mengakhiri Tahun 2015, Mengawali 2016



Seperti biasa siklus dalam kehidupan selalu degan dua sisi, jika tidak dengan mengawali atau start, tentu saja megakhiri terlebih dahulu. Begitupun dengan perputaran menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun selalu membawa kita pada akhir dan kemudian kembali menawarkan awal.

Semoga saja akhir yang harus diakhiri benar-benar memberi makna dan kenangan yang indah juga tetap cemerlang, dan semoga juga awal yang ditawarkan kemudian tetap gemilang dan cerah ceria sampai nanti kembali pada batas akhir dimana akan menemui kembali awal untuk memulai.

Itulah perputara selalu mengelilingi orbit yang telah ditentukan, baik buruk, susah senang, duka lara senyum kecut dan sumpah serapah akan selalu menjadi bagin dari indahnya siklus kehidupan ini.

Tidak berasa serasa baru kemarin hingar bingar pergantian tahun berlalu, kini sudah kembali dihadapkan pada pemandangan yang sama. Semua mata dan otak sebagian besar manusia tertuju pada satu titik dimana silklus 360 hari akan segera berakhir menandai begantinya angka ujung pada bulan dan tahun hitungan Masehi. Yaa..satu digit berpindah dari 2015 ke 2016....Tapi apa sesungguhnya makna dibalik bergesernya angka ujung tahun Masehi itu,??

Jawabannya tentu saja ada dimasing-masing kepala dan didalam dada rata-rata manusia yang melakoninya, jika masih kesusahan yang dirasakan maka makna akhir tahun atau sepanjang tahun adalah tahun kesusahan baginya, dan juga sebaliknya jika sepanjang tahun penuh suka cita dan bahagia, maka akhir tahun atau sepanjang tahun akan diklaim sebagai tahun bahagia.

Padahal sebenarnya sama saja, bahagia dan susah itu beda titip cuma ada beda dalam merasakannya, bukankah kesusahan itu juga bahagia yang tertunda dan sebaliknya bahwa kebahagiaan itu juga kesusahan yang akan dijumpai kemudian. Ingat dalam siklus perputaran selalu ada masa dimana ada diatas dan kemudian suatu waktu pasti ada dibawah, maka kuncinya adalah rasa dan bagaimana mensikapi dan menerimanya sebagai sebuah bagian dari resiko kehidupan...

Selamat mengawali lembaran baru ditahun baru 2016....

Saturday, December 5, 2015

Garut Kota Leutik Heurin Usik Tapi Banyak Ceritanya



Hallo Garut !!
Pembaca yang Budiman...!!

Memang beginilah adanya, sejak terpapar dalam kisah dan cerita sejarahnya hingga kini Kota Garut Kota kita tercinta terus saja memiliki sisi unik dan menarik untuk dicermati dan diperbincangkan. Semisal dalam urusan tata kota mohon maaf Garut masih saja alakadarnya jika dibanding sejumlah Kabupaten dan Kota lainnya di Jawa Barat barangkali Garut yang sangat pelit dalam melakuka upaya pelebaran kota. Ceuk si Miun sainget nyunyuhun hulu anu ieu kota Garut anggeur weh sagewok titungtung Ahmad Yani Bunderan Suci nepika Apotek sari, Ciledug mentok ka Mandalagiri jeung pasar baru. Sok weh teu percayamah titenan kusadayana.

Terus naon atuh anu jadi soal nepi ka Garut gini gini terus? lantaran dinamisasi laju kepemimpinan yang terus-terusan kurang beruntung. parahnya bagi kota sekelas Garut yang memiliki dinamika politik cukup tinggi amat sangat susah jika diberikan pemimpin yang kurang cerdas menangkap peluang kurang berani melakukan terobosan serta tidak ada kemauan untuk memajukan secara nyata. 

Ini barangkali fakta pada sepuluh tahun terakhir dengan dua periode kepemimpinan Kabupaten Garut nyaris tidak menghasilkan apa-apa kecuali menyisakan kasus korupsi disana-sini serta menyisakan banyak persoalan akibat dari ulah kepemimpinan yang gegabah dan tak jelas arah.

Berapa Garut bertambah panjang jalan? Berapa Garut memiliki banyak pasar ? berapa Kilo meter Kota Garut dierluas? berapa Bangunan megah yang terlahir dari tangan arsitektur yang mecerminkan kedaulatan daerah atau kepribadian dan kebudayaan daerah? Rasa-rasanya masih dapat dihitung jari, padahal Kabupaten dan Kota Tetangga telah jauh melangkah dengan berbagai faslitas super duper yang membuat wajah kota indah membuah wajah warga kota sumringat.

Jika kota kecil penuh sesah dengan roda kaki lima memang itu Garut dalam beberapa tahun terakhir ini, baru pada awal tahun 2015 ini upaya menertibkan PKL terlaksana meskipun hanya mampu bertahan pada hitungan bulan dan hari, sebelihnya bibit-bibit roda PKL akan kembali ke Pusat kota sudah mulai terlihat kembali....??

Tidak habis pikir memang mengapa mereka para PKL lebih suka berjualan ditrotoar dan memenuhi jalanan pusat karena satu-satunya pusat keramaian kota Garut hanya disitu, semua tertumpu pada kawasan pusat kota yang   segitu-gitunya.

Rekomendasinya adalah bagaimana segera pemegang kebijakan di Garut untuk memulai melakukan pelebaran kota keberbagai wilayah penyangga yang ada dengan membangun pusat-pusat keramaian atau ruang publik agar lebih lega dan tertata.

Semuag kota pada dasarnya memiliki ragam problematika yang sama hanya saja siapa lebih dulu berbuat dan beryindak serta melakukan upaya perbaikan maka itulah yang lebih dulu menikmati dan menyaksikan hasilnya.

Jangan sia-siakan periodesasi kepemimpinan Garut hanya sebagai lintasan tanpa bekas sebeb sejarah kelak akan mencatatnya. Siapa pemipin dan berbuat apa itu yang akan dikenangnya...!!***

Garut Berpacu dengan Cepatnya Penularan HIV / AID



Hallo Garut..!!
Pembaca yang Budiman...!!

Mencengangkan dan menjadi tamparan hebat bagi kita semua, saat tiba-tiba mendapati lonjakan jumlah warga Garut yang tercatat posistif mengidap HIV/AIDS dengan grafik pertumbuhan malah cenderung terus meningkat setiap tahunnya dengan peningkatan signifikan.

Rilis pada bulan Oktober 2015 lalu tercatat angka  425 orang bayangkan dalam waktu satu bulan pertambahan mencapai 10 orang terinveski HIV/AID, dimana pada catatan bulan November telah menunjukan angka baru pada kisaran 435 orang. Ini angka yang sangat memprihatikan belum lagi yang secara diam-diam dan malu mengungkapkan tentu saja angka penderita HIV/AID Kabupaten Garut diperkirakan tembus angka jauh lebih besar dari angka yang terekam oleh petugas pencatat yang memiliki banyak keterbatasan.

Muncul pertanyaan, apa yang terjadi dengan kota kecil yang dikelilingi banyak pondok pesantren serta seabreg lembaga pendidikan pembinaan moral dan akhlak warganya ini, hingga tak berdaya lagi menghadapi gempuran serbuan penyakit masyarakat yang tampaknya telah pula membuat sendi-sendi religi makin tidak berdaya terjerat terjangan berbagai perdaya yang menggiurkan dari prilaku bebas masyarakatnya yang disebabkan banyak faktor.

Faktor-faktor yang kerap kali menjadi kambing hitam adalah lemahnya pengawasan berbagai pihak terhadap pranata sosial yang ada sehingga membuat kebocoran atau kerebekan disana sini.

Apa jawaban kita jika kemudian hampir semua Wanita Penjajak Sek Komersial (PSK) yang merupakan objek dan subjek berpotensi terkena HIV/AID ketika jawaban mereka melakukan kegiatan menjajaan cinta dengan sembarang pria lantaran desakan ekonomi, demi membayar kebutuhan hidup sehari-hari. Ini ngeri-nger sedap meski kebanyakan seringkali menjadi alasan klasik para PSK untuk mencari pembenaran ditengah lemahnya iman dan pemahaman akan pentinya hidup dekat dengan Tuhan bersama Agama patuh dan taat pada perintah-Nya.

Tapi memang apapun itu tidak boleh dianggap spele karena memang faktanya dari sekian banyak penderitan berlatar belakang pemandangan seperti gambaran ini. Memang dari sisi itu kita semua gagal memberi kesejahteraan yang merata sehingga tidak mampu menghapus alasan menjadi PSK karena faktor Ekonomi.

Lebih mencengangkan lagi ketika membaca fakta jika penderita HIV/AID adalah perempuan rumahan atau ibu-ibu rumah tangga yang sama sekali tidak tahu dan tidak mengerti apa arti dari semua itu, lantaran yang berdosa dari suaminya yang hidung belang yang biasa belanja cinta sembarangan tanpa mempertimbangkan keamanan dan keselamatan dirinya juga istri dan anaknya. Bukankah penularan HIV/AID juga sagat cepat melalui hubungan badan antara salah satu penderita dengan yang lainnya.

Ironisnya tidak dapat terselamatkan karena diketahui terlambat ketika penyakit telah merambat menggerogoti jasmani mereka lantaran lemahnya ruhani dari kedekatan terhadap ilahi.

Lantas apa yang harus kita perbuat bersama disaat 26 Kecamatan di Kabupaten Garut telah terpapar virus mematikan yang berasal dari prilaku sex bebas serta prilaku hidup tidak aman dari warga masyarakatnya lantaran lemahnya faktor pengetahuan dan lemahnya iman diantara kita.

Sesungguhnya ini tanggung jawab bersama warga Garut dan siapapun yang yang ada serta hidup berdampingan dengan sesamanya untuk segera menyadarkan atau berbagai pengetahuan terkait bahayanya virus HIV/AID yang telah banyak merengguk koban jiwa sia-sia lantaran tererangkap nafsu serta buta mata terhadap apa yang ada disekelilingnya.***


 


Saturday, November 21, 2015

Fenomena Perselingkuhan Pejabat, Bukan Hanya selingkuh Asmara Tapi Selingkuh Kebijakan



Ngomong-ngomong selingkung sama dengan ngomongin sesuatu yang terjadi namun selalu diabaikan karena dikalangan para pelakunya dianggap "wajar". Wajar karena mereka merasa tdak salah atau menyalahi karena dasarnya suka sama suka.

Ngomong suka sama suka adalah bertepuk tangan kompak sehingga ada suara yang sama keluar dari tepukan itu, berbeda dengan bertepuk sebelah tangan sampai kapanpun tidak akan ada bunyi keculai dipaksakan ditepukan ketembk atau apapun semacam dinding dan itupun tidak dikatakan bertepuk tangan kalau cuma sebelah tangan.

Artinya perselingkuhan terjadi biasanya karena kedua belah pihak kompak dan saring merasakan butuh atau mereka sengaja berbuat itu dengan berbagai alasan, mulai dari alasan klasik hidup dengan pasangn yang pertama tidak bahagia hingga memang terpaksa lantaran tuntutan beberapa alasan yang menggiringnya terjerumus pada pola perselingkuhan yang mereka ciptakan sendiri untuk melepaskan hasratnya.

Dalam pengamatan penulis, perselingkuhan memang bisa saja terjadi menimpa siapa saja dan dimana saja, karena awal perselingkuhan ibarat hembusan angin yang kadang baru terasa jika ada aroma, sebab yang bermain dala  perseingkuhan adalah perasaan diantara satu sama lain sehingga mendorong melakukan apapun yang mereka sepakati bersama. Dan intinya perselingkuhan dasarnya lebih pada sebuah hawa nafsu yang menggebu-gebu dari dua belah pihak yang terlibat didalamnya.

Menyoal perselingkuhan dikalangan pejabat misalnya dan ini yang paling banyak terjadi serta banyak yang mengemuka baik berujung baik-baik maupun berujung duka, bahkan tiidak sedikit buah perselingkuhan ini berujung penjara bahkan ada juga yang harus kehilangan nyawa lantaran gelap mata dan sebagainya.

Sekali lagi perselingkuhan pejabat adalah salah satu bentuk perselingkuhan yang paling potensial terjadi terutama dilingkungan kantor tempatnya mereka bekerja atau diantara sesam kawan sejawat dalam ruang lingkup sebagai sebagai pekerja baik diintansi pemerintah maupun swasta. Biasanya dalam beberapa kasus yang mengemuka perselingkungan pejabat ini selalu terjadi antara atasan dengan bawahan atau mitra sejajar sehingga muncul pertanyaan Mengapa..??

Jawabannya mungkin karena mereka terlalu sering bertemu dan bertegus sapa apalagi bagi yang sering bepergian bersamaan baik keluar kota atau kemanapun dalam gugus tuga mereka, ini lebih berpeluang besar jalinan selingkuh itu terjadi. Atau didalam ruang kerja dikantor yang biasanya lebih banyak rapat dan melakukan pertemuan intens sehingga benih benih suka mulai muncul karena merasa ada sesuatu yang lebih yang sebelumnya mereka tidak dapatkan atau karena kejenuhan bersama pasangan yang selama ini dijalaninya biasa juga berubah haluan dengan alasan mencari penyegaran, dan atau memang karena secara moral sebagai laki-laki atau perempuan memang kegatelan inginya begini dan begitu "Sama Saja"...

Sebenarnya perselingkuhan yang tidak kalah bahayanya adalah perselingkuhan dalam hal lain tidak cuma selingkuh asmara tetapi dikalangan pejabat kerap kali terjadi perselingkuhan kebijakan terutama yang menyangkut dengan kebijakan anggaran. 

Sehingga tidak heran jika ujungnya korupsi meraja rela sebab sudah dapat ditebak sejak awal dalam konteks kebijakan para pejabat tersebut seringkali diawali perselingkuha diantara para pejabatnya. Celakanya perselingkungan yang paling bahaya jika terjadi pada keduanya sehingkuh dalam kebijakan anggaran berbarengan dengan selingkus asamara sehingga makin rusak hasilnya.

Ini yang perlu diwaspadai dan obatnya ada banyak yang biasa dijalani pertama perbanyaklah istigfar dengan mengingat mati atau setidaknya sering-seringlah melewati kuburan orang-orang yang telah terlebih dulu meninggal dunia. Sungguh tidak ada lagi gunanya jika sudah terbujur kaku dan hidup memang tidak untuk selama-lamanya.

Kemudian secara pendekatan institusional perlu terus diingatkan dan pola pengawasan yang intensif tidak hanya sekedar aturan melainkan formulasi lain yang perlu terus dikaji dan dijalankan terutama menyangkut sangsi tegas yang selama ini jarang sekali ditegakan dalam beberapa kasus perselingkuhan ini.***

  

Thursday, October 29, 2015

Sumpah Pemuda "Sumpah Gue Gak Muda Lagi"



Benar memang dari generasi ke generasi terus datang dan pergi silih berganti, seiring dengan irama perputaran roda jaman yang terus menggerus dan menggergoti semangat setiap individu mulai usia kanan-kanak, remaja kemudian dewasa dan akhirnya dengan tulus mengakui "Sumpe Gue udeh Kagak Mude lagi"...

Pengakuan tidak muda lagi memang akan terucap dengan jujur dari mulut siapapun yang telah menjalani hidup lebih dari separuh umur dari rata-rata usia hdup manusia dan ini memang fakta jika sudah mendekati usia senja maka rasa sudah membedakannya jika dirinya memang tidak muda lagi...

Tapi tidak boleh berlaku untuk semangat Sumpah Pemuda, tidak boleh ada kata yang mengatakan bahwa sumpah pemuda sudah tidak muda lagi. Biar bagaimanapun Sumpah Pemuda harus tetap muda dalam gugusan semangat dan muda dalam alur pemikiran dan gagasan untuk mencitrakan bahwa semangat muda adalah semangat menjemput berbagai keadaan untuk senantiasa dijaani dengan sepenuh hati dan segenap jiwa raga.

Tidak berbeda dengan sumpahnya si Miun tetangga abah disebuah desa terpencil, ia malah mengetahui dan merasa muda serta penuh gairah hanya pada tanggal 28 Oktober dimana semua generasi muda merasa ada eksistensi yang diakui dan moment ini seolah-olah menjadi penawar dahaga dan haus pengakuan terhadap hasil karya dan upayanya para kaula muda selama ini.

Apa iya penghargaan terhadap semnagat kaum muda harus pada hari sumpah pemuda saja? rasa-rasanya sebuah persefsi yang salah dan keliru sebab hakekatnya apapun cerminan dari semangat muda itu adalah "Sumpah Pemuda". Intinya tidak cukup dengan upacara bendera atau pemberian penghargaan atau apapun itu bentuknya sebab semangat muda tidak boleh berganti meski usia tidak muda lagi.

Usia si Miun boleh jadi sudah mulai mendekati senja, tapi jangan pernah merasa hilang semangat untuk tetap mengabdi dan mengobarkan semangat juang terkait persoalan-persolan yang harus diselesaikan menyangkut nasib Bangsa Indonesia kedepan....Ini soal idealisme Bung !! teriak simiun menirukan semangat Bung Tomo, Bung Karno dan Bung Hatta....

Namun ceuk si Nini kade manehmah Miun bisi kawas Bungkusan, bisa hanya bermakna saat diperlukan dan tidak digunakan bahkan tidak aga manfaat setelah dibuang dipinggir kali atau bergumul dengan gunungan sampah...

Semangat Muda adalah semangat Sumpah Pemuda, Semangat Sumpah Pemuda adalah ruh perjuangan seluruh anak Bangsa setuju teuuu...??    

Saturday, October 17, 2015

"Persib Day" Semua Setuju Anak Incu Jeung Mitoha Kompak



Magnet Bola memang belum ada duanya, semua belahan dunia akan mengakui jika sepak bola adalah olah raga yang paling banyak disukai semua kalangan semua golongan usia. Jika Bola bicara apapun ikut serta mengamini dan mensuportnya.

Di Indonesia sejumlah Club-club Sepak bola besar kini makin menggurita dan menghipnotis seluruh penggemarnya, mulai balita hingga dewasa akan dibawa larut dalam balutan busana tim kesayangannya.

Di Jawa Barat Club legendaris sepekbola Persib Bandung memang tiada ada duanya, baik penampilan, kemampuan pemain, modal serta prestasi selalu menunjukan grafik peningkatan yang signifikan terlebih pada beberapa konpetisi terakhir Persib tempil memberi warna kepuasan bagi publik sepak bola Jawa Barat dan sejumlah pecinta sepak bola lainnya.

Bagi urang Sunda dan siapapun yang tinggal diwilayah Jawa Barat dan Banten, Persib Bandung telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari denyut dan aktifitas warganya. Seolah ada darah semangat mengalir dimasing-masing raga warga Jawa Barat Jika persib adalah anak kandung yang lahir dari buah kasih sayang mereka dan selalu menjadi anak yang diharapkan mampu mengobati kerinduan permainan sepak bola berprestasi.

Jangan tanya lagi perhatian publik sepak bola Jawa Barat dan sebagian Banten sebagai propinsi belahan Jabar tentu saja mengharapkan Persib selalu dalam peforma terbaik dan merebut juara dalam kesempatan apapun yang dimiliki dalam kompetisi atau pertandingan apapun Persib harus Juaraaaa...

Ini barang kali energi kuat yang diberikan publik sepak bola Jawa Barat untuk Persib, selebihnya Persib bagi warga Jawa Barat adalah perekat yang mampu menyamakan pandangan dan mampu merubah perbedaan untuk sementara harus duduk bersama dan menikmati permainan denga jantung degdegan dan harap-harap cemas gol segera tercipta dan Persib memenangi pertandingan....

Semua akan sepakat jika Persib berlaga maka semua akan mendukungnya, dalam sebuah keluarga semuanya akan mengambil porsi dukungan yang penuh buat Persib meski posisi menyaksikan pertandingan mungkin berbeda-beda yang jelas nonton Persi weh....   

Sunday, October 4, 2015

Pejabat Garut Selingkuh, Ketangkap Basah...Itu Lagi Apes..



Hallo Garut ..!!
Pembaca yang Budiman,..!!

Maaf-maaf bukan bermaksud memberikan stigma negatif terhadap Pejabat atau "PNS" terkait pola dan prilaku sebagian dari sekian besar kasus perselingkuhan yang paling menonjol memeng kerap kali terjadi dikalangan para abdi negara atau Pegawai Negeri, baik itu masuk pada kategori pejabat atau pegawai biasa yang tidak memiliki posisi jabatan publik. 

Bukan cuma PNS sipil akan tetapi dibeberapa institusi negara lainnya banyak oknum berprilaku selingkuh, sepertinya bukan cuma satu dua orang, melainkan susah menggunakan hitungan jari karena banyaknya. Hanya saja yang muncul kepermukaan atau yang dalam istilah mereka lagi apes memang hanya satu dua orang saja, padahal jika dicermati secara seksama dan mendalam membidik secara serius baik melalui survei maupun observasi hasilnya bakal membuat mata kita terbelalak dech...

Yang apes memang tidak banyak pastinya cuma satu dua orang saja, seperti yang terjadi pada beberapa kasus di beberapa daerah bahkan skandal juga terjadi menyeret sejumlah nama beken di Republik ini mulai politisi hingga pengusaha dan oknum penegak hukum, pernah ada yang terjerat kasus perselingkuhan atau perbuatan mesum  diantara mereka yang secara kebetulan mendadak diketahui publik karena lagi apes atau memang sudah terlalu banyak dosanya barangkali begitulah istilah si Miun saat mengomentari munculnya skandal pejabat di Garut yang baru-baru ini kepergok masuk hotel dengan PNS yang juga istri koleganya sesama pejabat eselon di Garut.,,,"Duh memang selon kisahnya juga...""

Memang susah mencari banyak pembuktian untuk sekedar mengatakan bahwa perselingkuhan dikalangan pejabat diberbagai satuan kerja atau institusi di Republik ini kerap kali terjadi bahkan bagi sebagian kalangan sudah menjadi rahasiah umum. 

Ceuk si Miun yang menarik adalah mengapa hal itu mudah erjadi dilingkungan pejabat atau dilingkungan pegawai negara, jawabannya sederhana lantaran mereka hidup bergelimang kemudahan dengan tekanan pekerjaan yang tidak terlalu berat lantaran batasan pekerjaan bagi pegawai negara masih dapat dihitung capaiannya dan dapat disimpulkan hasilnya.

Sementara faktor pendukung untuk berselingkuh sangat mudah dilakukan karena dilingkungan mereka tidak terlalu sulit mencari waktu untuk beralasan mengumbar sebagian sahwat atau hasrat ketika tiba-tiba muncul ingin mencanngkul. tah kitu jiganamah...

Rek teu kitu kumaha atuh dilingkungan kerja tertentu dalam ruang lingkup istitusi pemeritah terlalu banyak pekerja nganggur yang tidak efektif dan tidak efesien, jika dihitung-hitung hanya jadi beban anggaran semata...silahkan dipertimbangkan sistem apalagi selain faktor moralitas tentu saja sistem dilingkungan kerja juga harus diperhatikan secara seksama...!!