Thursday, February 19, 2015

Lupa Janji, Ingat Sumpah


Apa benar kalau orang sudah mendapatkan posisinya suka mendadak jadi pelupa? ini pertayaan si Miun saat ada sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat melakukan kunjungan dalam rangka menghabiskan anggaran yang sudah disediakan untuk menyerap aspirasi di daerah pemilihan yang bersangkutan.

Mendapati pertanyaan si Miun yang rada-rada sedikit sinis campur penasaran tersebut salah satu anggota Dewan segera menjawab, tentu saja tidak semuanya namun mungkin ada saja yang begitu, bagi saya tidak ada rumus seperti itu ini buktinya saya datang mengunjungi bapak-bapak dalam rangka ingin menepati janji saat kampanye meminta kesediaan bapak ibu semuanya disini untuk mengantarkan saya menjadi anggota parlemen, Ungkapnya serius.

Si Miun nampaknya masih penasaran terus kembali bertanya jadi yang begitu itu siapa dan dimana yaaa? sambil rada-rada sedikit menyindir karena mungkin saja ada rekannya yang lain atau siapa yang menurut si Miun memang ingkar janji.

"begini bapak bapak jika benar bapak-bapak datang ke seni untuk dan atas nama menyerap aspirasi kami terus mana atuh yang bisa kami rasakan, bukannya aspirasi sudah mengalir deras menuju kegedung parlemen disenanyan tapi hasilnya masih juga seperti ini". Si Miun mulai rada kesal pasalnya jatah nasi bungkus yang diberikan para anggota dewan itu disikat temannya alias teu kabagean...

Lagi-lagi sang Dewan yang terhormat menjawab, maaf aspirasi yang mana yaa? rasa-rasanya kami belum menerima aspirasi apapun sampai saat ini..?? tanya anggota dewan pura-pura gak ngerti atau memang gak ngerti..

Tuuuh kan..jawab si Miun sambil menghela nafas belum juga setahun lupanya sudah kebanyakan, saya doakan semoga bapak ibu yang terhormat nanti kalau sudah pada usia tua tidak pikun dan pelupa.

"Sumpah saya gak ngerti aspirasi yang mana? tanya anggota dewan rada sedikit emosi....Ya itu aspirasi kami yang tertera dalam sumpah bapak-bapak yang terhormat yang selalu terkupakan dan mungkin dilupakan.

Eh Pak...Sumah kami itu kan banyak coba lebih diperjelas? tanya anggota dewan makin emosi...si Miun malah balik nanya menurut bapak sumpah mana yang masih bapak ingat? tuuuh kan lupa lagi yaa...ingat sumpah tidak ingat isinya...itu adalah bapak, tegas si Miun sambil berlalu meninggalkan para anggota dewan yang sedang pura-pura ingat janji dan sumpahnya...   

0 comments:

Post a Comment